AGAMA

PENGELOLAAN ZAKAT OLEH NEGARA VERSUS MASYARAKAT

Zakat merupakan ibadah ibadah māliyah ijtima’iyyah yang   termasuk dalam rukun Islam  ketiga mendapatkan perhatian Rasuullah  saw  dalam pengelolaannya, zakat menjadi penting bagi kehidupan umat Islam yang dalam Quran  disebutkan  sebanyak dua puluh tujuh ayat, karena  merupakan ibadah  berdimensi horizontal-kemanusiaan yang  [….]

SPIRITUAL

PENCAPAIAN KESEMPURNAAN MANUSIA MENURUT AL-GHAZALI

Meskipun sebelumnya manusia memiliki keistimewaan pada jiwa rasional dan mata batinnya, terutama untuk mengetahui hal-hal ghaib yang berdimensi ketuhanan, al-Ghazali menilai bahwa dua hal ini begitu sensitif dari sifat kabur dan kebutaan. Al-Ghazali sepertinya menunjukkan bahwa kelemahan-kelemahan jasmaniyah manusia lebih [….]

FILSAFAT

PRINSIP VERIFIKASI ALFRED JULES AYER

Pembicaraan awal mengenai prinsip verifikasi dimulai dari kritik metode ilmiah fisika modern yang ditujukan terhadap metode fisika Newtonian klasik. Contohnya, kritik dari teori relativitas Einstein yang mampu menggambarkan secara tepat bahwa konsep-konsep seperti keserentakan, gerak, waktu, dan ruang yang dipergunakan [….]

POLITIK

RELASI ISLAM DAN NEGARA

Oleh: Lutfi Mubarak Persoalan mengenai Islam dengan negara merupakan bagian permasalahan penting yang terasa aktual dan menarik bagi kalangan intelektual untuk dibahas karena relevansi masalah yang diperbincangkan senantiasa berkembang sepanjang masa dengan berbagai kontroveri pemahaman. Terjadinya kontroversi dan aktualisasi pemahaman disebabkan oleh [….]

FILSAFAT

SASTRA DALAM KAJIAN MARXISME

Teori Marxis merupakan salah satu teori yang banyak mendapatkan sorotan dari pengkaji sastra ketika ingin mendekati sebuah karya dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Secara historis, teori Marxis berakar bahkan mendasarkan landasannya pada doktrin Manifesto Komunis Manifest der Kommunistischen Partei –sebuah dokumen yang [….]

AGAMA

KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM ISLAM

Oleh: Wardah Nuroniyah Ketika Islam datang, tradisi Arab saat itu secara umum menempatkan perempuan dalam posisi inferior dan sub-ordinat, bahkan dipandang sebagai beban masyarakat. Saat itu bangsa Arab memiliki kebiasaan yang merendahkan kaum perempuan seperti mengubur hidup-hidup bayi perempuan, poligami dengan [….]