BIOGRAFI TOKOH

BIOGRAFI SINGKAT AL-FARABI

Orangnya tidak mudah puas dan selalu berusaha memperoleh jawaban atas pertanyaan atau ketidakpuasan yang mengganjal di hatinya. Nama sebenarnya adalah Abu Nashr Muhammad ibn Muhammad ibn Tarkhan ibn Auzalagh, namun lebih dikenal dengan sebutan al-Farabi. Banyak yang menyebut bahwa al-farabi lahir di Wasij, distrik Farab (sekarang dikenal dengan kota Atrar), Turkistan pada 257 H (870 M), meskipun tempat kelahirannya ini masih ada yang memperdebatkan.

Tokoh Muslim yang terkenal di dunia ini juga berkarakter inklusif dan pluralis. Dia dengan senang hati mau belajar berbagai disiplin ilmu dari orang-orang yang berlainan latar belakang agama. Gurunya bisa saja dari orang yang berbeda agama dengannya seperti ketika ia belajar logika dan filsafat dari seorang Kristen Nestorian yakni Bisyr Mattius, dan belajar filsafat Yunani dari Yuhana bin Hailam yang juga merupakan seorang Kristen. Bahkan muridnya yang terkenal yakni Yahya ibn’ Adi, adalah seorang Filosof Kristen.

Al-Farabi memiliki dua kegemaran atau ketertarikan dalam hidupnya yakni filsafat dan logika di satu sisi dan musik di sisi lain. Dalam hal filsafat dan logika, orang-orang Arab menyebut al-Farabi sebagai “Guru Kedua” setelah Aristoteles. Sedangkan dalam hal musik, al-Farabi ternyata seorang pencinta dan pemain musik. Kitâb al-Musiqâ al-Kabîr diakui sebagai risalah musik di abad pertengahan yang penting dan mencakup bagian-bagian filsafat yang mengagumkan.

Hebatnya lagi, ternyata al-Farabi adalah seorang ilmuan yang sangat bersahaja. Adalah seorang Sultan Dinasti Hamdan di Aleppo yakni Saif al-Daulah al-Hamdani menjadikan al-Farabi sebagai ilmuan istana setelah mengetahui kapasitas dan kompetensi al-Farabi. Sang Sulthan memberinya berbagai tunjangan dan fasilitas hidup yang mewah. Al-Farabi yang bersahaja itu ternyata hanya mengambil 4 dirham dan itupun karena alasan yang sangat bersahaja yakni hanya untuk keperluan hidup dirinya sehari-hari.

Karya-karya keilmuannya berkisar pada Pengklasifikasian Ilmu, Bahasa, Logika, Matematika dan Musik, Fisika, dan Metafisika. Namun demikian, bagian penting dari pemikiran al-Fraabi adalah Filsafat Emanasi-nya.

Badarussyamsi

Pendiri Website Kajian Pemikiran Islam. Dosen IAIN STS Jambi dan Analis Masalah Sosial Keagamaan

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!