04/01/2020
  • 04/01/2020
Breaking News

PANDANGAN AL-GHAZALI TENTANG KEJAHATAN

by on 01/25/2017 0

Kejahatan secara etimologi memiliki empat arti yaitu: (1) Perbuatan yang jahat; (2) Sifat yang jahat; (3) Dosa; (4) Perilaku yang bertentangan dengan nilai dan norma yang berlaku yang telah disahkan oleh hukum tertulis (Sugono, 2014 : 557). Sedangkan dalam terminologi Ilmu Tasawuf, kejahatan adalah akhlak madzmumah (tercela) yang konsekuensinya adalah dosa dimana pelakunya disebut...

Read More

KUALITAS CINTA DALAM PERSPEKTIF RABIATUL ADAWIYAH

by on 01/05/2017 0

Tasawuf irfani adalah salah satu corak di dalam tasawuf yang inti ajarannya adalah keikhlasan. Definisi ikhlas bagi tasawuf irfani, tergambar dalam sebuah adegium “Apa yang manusia lakukan, sesungguhnya tidak pernah dilakukan.” (Batubara, 2015 : 152). Konsekuensi dari definisi ikhlas seperti ini, menjadikan manusia memiliki kepribadian yang istiqomah (konsisten) dalam setiap amalnya. Maksudnya, entah karena...

Read More

APAKAH WAHDATUL WUJUD ITU SESAT?

by on 12/31/2016 0

Tasawuf falsafi adalah corak tasawuf yang memiliki cara yang berbeda (kekhasan tersendiri) di dalam menjelaskan ajaran-ajaran sufistik. Letak “kekhasan” tersebut ialah adanya pemaduan antara visi mistik dengan visi rasional. Tokoh-tokoh tasawuf falsafi ini diantaranya adalah: Ibnu Arabi, Al-Jilli, Ibnu Sabin, dan Ibnu Masarah. Karakteristik dari tasawuf falsafi adalah: (1) Ajaran-ajarannya banyak mengakomodasi unsur-unsur filsafat;...

Read More

‘SELF INTRODUCTION’ GOD TO MAN

by on 10/22/2014 0

Soul and It’s Potential Religiosity Because basically comes from God, the human soul, in the view of al-Ghazali there before the body was transformed, as the place for him in this world temporarily. However, because it is not really tied, just as the body of the vehicle and instrument...

Read More

HUMAN PERFECTION IN SUFISM PERSPECTIVE

by on 10/13/2014 0

In Sufism, the human is seen as a mirror of God in the sense that man is the most appropriate container and perfect for appeared His names. Under this paradigm, then it becomes human nature and it should be capable of transmitting the essence of God, where there is a manifestation in the human...

Read More

PENCAPAIAN KESEMPURNAAN MANUSIA MENURUT AL-GHAZALI

by on 08/28/2013 0

Meskipun sebelumnya manusia memiliki keistimewaan pada jiwa rasional dan mata batinnya, terutama untuk mengetahui hal-hal ghaib yang berdimensi ketuhanan, al-Ghazali menilai bahwa dua hal ini begitu sensitif dari sifat kabur dan kebutaan. Al-Ghazali sepertinya menunjukkan bahwa kelemahan-kelemahan jasmaniyah manusia lebih disebabkan oleh potensi menyimpang yang dimiliki aspek jasmaniyah manusia itu sendiri. Keinginan dan nafsu-nafsu...

Read More

KESEMPURNAAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF TASAWUF (Bagian 1)

by on 08/17/2013 1

Manusia sebagai Cermin Tuhan Dalam ajaran tasawuf, manusia dipandang sebagai cermin Tuhan dalam arti bahwa manusia merupakan wadah yang paling tepat dan sempurna untuk mentajallikan nama-nama-Nya. Berdasarkan paradigma ini, maka sudah menjadi fitrah dan sudah semestinya manusia mampu memancarkan esensi Tuhan, dimana manifestasinya terdapat dalam cara berfikir dan bersikap manusia yang pengasih, penyayang, arif,...

Read More
error: Content is protected !!