GAGASAN PENULIS

REFLEKSI ATAS DEMO 4/11/16

Agama itu Sensitif

Rasa keberagamaan, pelaksanaan atas perintah agama lambat laun akan melahirkan rasa kepemilikan terhadap agama itu sendiri. Oleh karena itu semua pihak, semua pemeluk agama, semua pemilik keyakinan, dan pemilik kepercayaan harus sadar bahwa wilayah agama merupakan wilayah yang sangat sensitif. Jangankan antar pemeluk agama yang satu dengan yang lainnya, di dalam wilayah internal satu agama sekalipun, perbedaan penafsiran kerapkali menjadi faktor penyulut keributan atau bahkan konflik.

Sebagai pemeluk agama, rasa saling menghormati, menghargai, dan toleransi antara satu dengan lainnya sangat diperlukan. Kasus DUGAAN PENISTAAN AGAMA yang menyulut demonstrasi massa baik pada 14 Oktober maupun 4 Nopember 2016, merupakan pelajaran berharga. Ada baiknya sekiranya hendak membicarakan tentang agama, lebih-lebih menyangkut aspek yang pokok atau “Aqaid” untuk lebih berhati-hati dan menahan diri untuk membicarakan hal itu sekiranya memang Kita tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk melakukannya.

Semua pihak harus berpikir jernih menyikapi persoalan ini. Gubernur DKI Jakarta Non-Aktif (Basuki Cahaya Purnama atau Ahok) juga telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Percayakan kepada pemerintah, dalam hal ini para penegak hukum; baik Polisi maupun Kejaksaan untuk memproses kasus ini secara adil. Semoga, fenomena ini dapat semakin menumbuhkan kedewasaan dan toleransi beragama di dalam hidup bermasyarakat dan beragama.

Jayalah selalu Indonesia

 

Badarussyamsi

Pendiri Website Kajian Pemikiran Islam. Dosen IAIN STS Jambi dan Analis Masalah Sosial Keagamaan

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!