TANTANGAN SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA DEWASA INI

Tantangan Dunia Pendidikan Indonesia

  • Laju perkembangan pengetahuan dan informasi meningkat secara eksponensial. Penggandaan pengetahuan hanya berlangsung pada kisaran 10 tahun dibanding masa-masa sebelumnya yang bisa mencapai 150-200 tahun.
  • Menurut hasil survey Political and Economic Risk Consultancy (PERC), posisi sistem pendidikan Indonesia berada pada posisi terbawah dibanding 11 negara lainnya pada kisaran tahun 2000. Dari 12 negara Asia yang diukur, Indonesia berada pada posisi ke-12. Di atas Indonesia secara berurut terdapat Vietnam, Malaysia, Cina, India, Taiwan, Jepang, dan Singapura. Adapun posisi teratas diduduki oleh Korea Selatan. Menurut hasil survey United Nations Development Program (UNDP) pada rentang 2010 dan 2011, indeks pembangunan manusia Indonesia masih berada pada urutan ke 111. Di atas Indonesia yakni Singapura yang berada pada urutan 25, Brunei pada urutan 33, dan Malaysia pada urutan 58.
  • Kelemahan Sarjana Indonesia; (1) Terpaku dengan disiplin ilmu, (2) Kurang memiliki kemandirian, (3) Kurang menguasai komputer, (4) Lemah dalam penguasaan bahasa asing (Inggris/Arab). Demikian juga dengan sumber-sumber ilmu pengetahuan seperti layanan informasi perpustakaan yang masih dirasa sangat minim.
  • Sistem pendidikan Indonesia kurang mendukung peningkatan produktivitas kerja sehingga jumlah pengangguran intelektual masih tinggi.
  • Publikasi ilmiah Indonesia masih jauh di bawah Malaysia.

Ahmad Tafsir menambahkan bahwa beberapa penyebab bagi timbulnya permasalahan pendidikan di Indonesia saat ini antara lain; (1) Sistem pendidikan yang masih kaku yang ditandai dengan birokrasi yang ketat dansentralistis; (2) Teracuni oleh praktek-praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme; (3) Belum berorientasi pada pemberdayaan masyarakat; (4) Belum mengantisipasi abada 21; (5) Anggaran pendidikan yang masih rendah dan; (6) Daya saing lulusan yang masih lemah.

Strategi Kemendikbud

Nizam sebagai Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi pada Kemendikbud menguraikan program pemerintah dalam bidang pendidikan. Beberapa point penting terkait bahasan ini adalah adanya perluasan akses dan jaminan kepastian. Disebutkan bahwa pemerintah menjamin ketersediaan sarana-sarana vital seperti;

  • Pengadaan Universitas/Institut Negeri di setiap Provinsi.
  • Pengadaan Komunitas Akademi di Setiap Kabupaten/Kota
  • Menjamin ketersediaan PJJ untuk menjangkau 3T.
  • Pendidikan khusus dan Pendidikan Layanan Khusus untuk jenjang Pendidikan Tinggi.
  • Pengembangan sumber belajar terbuka (open educational resource)
  • Penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi (INHERENT).

Demikian juga untuk mengantisipasi keterjangkauan masyarakat kepada pendidikan, Nizam menyebutkan kebijakan Menteri Pendidikan tentang standar biaya satuan sebagai berikut;

  • Pembatasan pungutan pada mahasiswa (tidak memberatkan).
  • Jaminan akses non diskriminatif.
  • Menjamin keterjangkauan Jaminan pembiayaan bagi masyarakat miskin yang memenuhi syarat akademik.
  • Pengalokasian 20% kapasitas penerimaan untuk mahasiswa miskin dan prioritas untuk calon mhs dari daerah 3T.
About Badarussyamsi 64 Articles
Pendiri Website Kajian Pemikiran Islam. Dosen IAIN STS Jambi dan Analis Masalah Sosial Keagamaan

3 Comments

  1. pai non reg 2 pasca serjana.para serjana hanya memiliki ilmu pengetahuan dengan tidak mempunyai keterampilan serta kulia yang dapat mengaplikasikan ilmu yang di milikinya di tengah masyarakat

  2. dalam menghadapi perkembangan dunia yang sangat pesaat saat ini yang penuh dengan kecanggihan berbagai tehnologi maka untuk mengantisipasi segala bentuk kemajuan terutama bagi dunia pendidikan islam para sarjanasarjana harus lebih memacu kualitas diri di dalam berbagai hal baik di segi ilmu pengetahuan maupun berbagai bentuk keahlian dan keteram[ilan serta kecakapan -kecakapan dalam memahami,membaca,menganalisa,memecahkan berbagai persolana yang timbul dalam dunia pendidikan islam,para sarjana hendaknya memacukan diri untuk lebih menambah wawasan dan pengetahuan yang akan dapat mendukung kemajuan dan perkembangan pendidikan islam dengan pesat terutama di indonesia,jangan mau menjadi negara dengan penduduk yang mayoritas memeluk agama islam,yangbebarti kita adalah suatu bangsa yangkuat dan harus maju dengan pesat di bandingkan negara-negara islam lainnya,olehkarna itu para sarjana islam hendaklah mulai membakar semangay untuk lebih maju dan berkualitas dengan penuh talenta-talenta yang berman paat bagi agama nusa dan bangsa,

  3. Terimakasih saya ucapkan kepada saudari budi herti yang telah men share artikel yang sangat menarik ini , menurut pandangan saya mengenai pendidikan yang sekarang ada atau dalam realita kehidupan di indonesia yang sangat bertolak belakang dengan beberapa program yang ada di negara lain tidak menutup kemungkinan bagi kita para calon pendidik bangsa mengubah pola pikir pendidikan bangsa yang telah di buta kan oleh berbagai hal yang ada layaknya dalam realita pendidikan yang ada saat ini sehingga semoga kita bisa menjawab tantangan dalam dunia pendidikan , dengan kita sebagai tenaga pendidik mengunakan program-program dan metode-metode pembahruan ilmu kita sekian dari saya ucapkan terima kasih kepada Dr.badrussyamsi yang telah membuat artikel ini sungguh sangat menggugah saya untuk menjawab tantangan ini , saya Zhafran id mufadhdhal mengucapkan terimaksaih , fakultas ilmu hukum unja reguler

Leave a Reply